Remaja Mesjid Assa’adah Gelar Lomba Kaligrafi Dan Azan

oleh -304 views

Payakumbuh, Dekadepos.com

Tak Mau larut dalam perayaan Malam pergantian Tahun/malam tahun baru yang dinilai tidak membawa manfaat, Remaja Mesjid Assa’adah Aur Kuning (GEMMA) Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang (SAPAKU) Kecamatan Payakumbuh Selatan menggelar kegiatan yang lebih bermanfaat, terutama untuk lebih menyemarakkan Mesjid. Apalagi sejumlah pihak termasuk Walikota Payakumbuh mengeluarkan himbauan untuk tidak merayakan tahun baru di jalan, dan agar pergantian tahun diisi dengan kegiatan keagamaan.

Kegiatan yang digelar Remaja Mesjid tersebut berupa Lomba Azan dan Kaligrafi tingkat SD dan SMP se Kelurahan yang digelar Senin 31 Desember 2018.  Selain bertujuan agar generasi muda tidak keluar berhura-hura ikut merayakan pergantian tahun 2018-2019, juga untuk mengajak kembali untuk meramaikan mesjid untuk diisi dengan kegiatan kerohanian yang bermanfaat. Dalam kegiatan itu hadir sejumlah pihak, diantarannya Ketua LPM Khatib Nasril, Pengurus Mesjid H. Masri Leo, dan bertindak sebagai Dewan Juri Ishendro, LC lulusan Kairo.

Ketua Remaja Mesjid sekaligus Ketua Pelaksana Muhammad Zaki mengucapkan terimakasih kepada pengurus GEMMA yang telah bekerja keras untuk melaksanakan kegiatan ini, tepatnya malam ini yaitu pergantian tahun, dengan penuh semangat remaja mesjid dan pemuda bisa mengangkat acara ini.

“Kami ingin mengajak generasi muda untum kembali ke mesjid, balik ke surau, melihat kondisi banyak orang yang memeriahkan tahun baru dengan cara yang salah, jauh dari syari’at islam, terimakasih juga kepada donatur khususnya Ketua DPRD YB. Dt Parmato Alam yang telah membantu menyumbang agar acara ini bisa terlaksana” ujar Zaki.

Mewakili Lurah SAPAKU Nazril Ardi Wiranata, S, Ip, Ketua LPM Khatib Nasril mengapresiasi acara ini sekaligus mengucapkan terimakasih kepada pengurus mesjid dan GEMMA yang telah mendorong terangkatnya acara ini, menurutnya meramaikan mesjid dan mengisi kegiatan yang bermanfaat ini dapat membangkitkan kembali semangat generasi muda untuk berpaling dari hal-hal yang menimbulkan kerusakan akhlak dan moral. “Kami mewakili masyarakat Sapangku sangat senang sekali dengan diadakannya acara ini, selamat bertanding untuk peserta dan kepada dewan juri yang bijaksana, kita harapkan menilai dengan adil, dan semoga acara kita diberkahi oleh Allah SWT,” pungkasnya. (Edw)