Remaja tak Pakai Masker, Disanksi Baca Pancasila dan Sumpah Pemuda

oleh -157 views

PAYAKUMBUH, dekadepos.com-

Ada yang unik dilakukan Satgas Covid-19 Payakumbuh dalam mengedukasi masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan selama penerapan menuju tatanan normal baru prodiktif aman Covid-19 (TNBPAC) diberlakukan di Payakumbuh.

Bagi para remaja yang kedapatan tidak memakai masker oleh Satgas Covid-19, mereka akan ditegur plus dapat tugas menambah wawasan rasa cinta tanah airnya dengan diminta menyebutkan butir-butir pancasila dan sumpah pemuda.

Tim gabungan pengawas protokol Covid-19 dari TNI-Polri dan Satpol PP terus gencar sosialisasikan tatanan normal baru produktif aman Covid-19 (TNBPAC) secara humanis kepada masyarakat. Apalagi sosialisasi pemakaian masker ini sudah sering dilakukan tim sejak mulainya penerapan Pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Senin (15/6) siang, satgas menyusuri area BWS Batang Agam guna memastikan pengunjung patuh pada aturan, sedangkan pada malam harinya kegiatan dilaksanakan untuk fokus di jalan protokol mulai dari bundaran Adipura Kota Payakumbuh, Jembatan Panasonic di bawah kanopi, sampai di posko depan kantor Satlantas atau Depan BRI Kota Payakumbuh. Warga yang tak pakai masker dibawa ke pos lantas pusat kota untuk dibina.

“Kita jangan terlena, wabah virus corona yang masih belum hilang dan kita akan terus setiap saat mengingatkan masyarakat kita untuk bisa mengikuti protokol TNBPAC ini,” pesan Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry S Lahe SAP yang disampaikan Danramil 01/Pyk Kapten Czi Joni Forta pada saat akan melaksanakan kegiatan malam tadi.

“Cara humanis diselingi juga dengan penerapan wawasan kebangsaan yang dilakukan satgas ini baik bagi generasi muda dan itu bagian tugas dari komando kewilayahan. Dengan cara tersebut, mudah mudahan kesadaran masyarakat kita bisa lebih cepat tersentuh,” tambah Kapten Joni Forta didampingi Danpos Pelda Johan Dalizaro Harefa.

Sementara itu, mewakili Wali Kota Riza Falepi, Kepala Satpol PP Kota Payakumbuh Devitra menyebut saat ini Perwako tentang TNBPAC belum keluar, namun diharapkan dengan cara pendekatan wawasan kebangsaan seperti ini mendidik warga agar selalu cinta kepada tanah air. Bagaimana caranya? Mematuhi aturan, menyelamatkan diri dan orang lain dari bahaya penularan virus Corona.

“Apresiasi kita berikan kepada jajaran TNI-Polri yang selalu ada untuk rakyat, semoga sosialisasi humanis dan berwawasan kebangsaan ini meningkatkan kesadaran kita bagaimana memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya. (edw)