Rifdal Laksamano: Warga Nagari Pangkalan Diminta Terus Waspada

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Alhamdullilah, turunnya intensitas hujan sepanjang Minggu sore (3/2/2019) membuat air sungai Batang Maek yang sempat meluap dan merendam kawasan perkampungan penduduk di Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Kotobaru, Kabupaten Limapuluh Kota, secara pelan-pelan berangsur surut.

Bacaan Lainnya

Walinagari Pangkalan Rifdal Laksamano melalui Sekretaris Nagari, Hari Mandala, yang dihubungi saat melakukan pemantauan di Kecamatan Pangkalan, melalui media sosial Group WhatsApp mengirimkan foto kondisi terkini debit air sungai Batang Maek, yang sempat merendam halaman Mesjid Raya Pangkalan yang berada di pinggir jalan raya Nasional Payakumbuh-Pekanbaru, Riau itu sudah mulai surut.

“Alhamdullialh, turunnya curah hujan sepanjang Minggu sore (3/2) membuat debit air di aliaran sungai Batang Maek berangsur-angsur sudah mulai turun. Kita berharap sepanjang Senin (4/2) hujan tidak lagi menguyur kawasan Kecamatan Pangkalan,” ungkap Walinagari Pangkalan Rifdal Laksamano melalui Sekretaris Nagari, Hari Mandala.

Diakui Walinagari Pangkalan Rifdal Laksamano melalui Sekretaris Nagari, Hari Mandala, seiring turunnya intensitas hujan di kawasan Kecamatan Pangkalan, sedikitnya 6 Jorong yang ada di Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Kotobaru yang sempat terendam banjir, berangsur-angsur genangan air yang mengepung perkampungan penduduk mulai turun.

“Meski cuaca di Kecamatan Pangkalan belum stabil, namun sebagai daerah kawasan banjir diminta masyarakat Kecamatan Pangkalan terus waspada dan berhati-hati terhadap kemungkinan buruk terjadinya banjir akibat itensitas hujan yang mungkin terjadi,” ungkap Walinagari Pangkalan Rifdal Laksamano melalui Sekretaris Nagari, Hari Mandala.

Terkait 2 orang warga Jorong Lakuak Gadang, Nagari Pangkalan Kotobaru yang hilang Minggu (3/2/2/2019) akibat terseret luapan banjir sungai Batang Maek, tim Basarnas dan BPBD Limapuluh Kota Senin pagi (4/3) ini akan melakukan pencarian kembali.

“Sejak dikabarkan hilang, Minggu (3/2/2019), Tim Basarnas  dan BPBD dibantu masyarakat sudah melakukan pencarian sampai tengah malam. Pencarian dengan menggunakan perahu karet dihentikan sampai pukul 24.00 Wib, dan akan dilanjutkan Senin pagi ini,” ungkap Walinagari Pangkalan Rifdal Laksamano melalui Sekretaris Nagari, Hari Mandala.

Seperti diberitakan sebelumnya, musibah banjir yang melanda Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Kotobaru, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (3/2/2019) telah menelan korban 3 orang warga hanyut akibat diterjang arus banjir yang meluap.

Informasi atau kabar hanyutnya ke tiga orang warga Jorong Lakuak Gadang tersebut baru diperoleh pihak Pemerintahan Nagari Pangkalan Minggu sore (3/2/2019) pukul 17.00 Wib.

Dilaporkan warga,  1 orang korban bernama Fikri (19 tahun) yang terseret harus sepanjang 1 km, sudah ditemukan dengan kondisi selamat. Sedangkan 2 orang korban lainnya masing-masing bernama Riki (17 tahun) dan Febi (17 tahun) sampai Minggu malam (3/2/2019) pukul 24.00 Wib masih dicari dan belum berhasil ditemukan.

Menurut Walinagari Pangkalan Rifdal Laksamano melalui Sekretaris Nagari, Hari Mandala, peristiwa hanyutnya ke tiga warga Jorong Lakuak Gadang tersebut, berawal ketika ketiga korban hendak menolong atau mengevakuasi warga yang terjebak banjir dengan mengunakan sebuah perahu atau sampan.

Namun di luar dugaan, sampan yang dipergunakan ketiga korban untuk mengevakuasi warga yang terkepung banjir tersebut, tiba-tiba terhempas oleh terjangan luapan arus yang deras, sehingga sampan yang mereka tumpangi patah dan hancur dan ketiga korban terseret arus.

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, yang turun ke Nagari Pangkalan Minggu malam (3/2/2018) usai melakukan pemantuan ke lokasi jembatan Nenan, Nagari Maek, Kecamatan Bukit Barisan, yang terancam ambruk akibat diterjang luapan banjir, meminta kepada tim Basarnas dan BPBD Limapuluh Kota untuk terus melakukan pencarian terhadap 3 orang warga Jorong Lakuak Gadang yang hanyut.

Dalam briefing yang dilakukan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, dengan tim Basarnas dan BPBD di kantor Walinagari Pangkalan, orang nomor dua di Kabupaten Limapuluh Kota itu meminta kepada tim Basarnas untuk melanjutkan pencarian terhadap 2 orang warga yang hilang itu pada Senin pagi (3/22019).

Wakil Bupati Ferizal Ridwan selain meminta tim Basarnas dan BPBD agar terus melakukan pencarian, juga meminta kepada masyarakat Nagari Pangkalan, utamanya warga yang bermukim di daerah bantaran sungai Batang Maek, untuk berhati-hati dan selalu waspada menghadapi musibah banjir yang terjadi di daerah ini. (edw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *