Sebelah Sandal Jadi Petunjuk Tim Satreskrim Polres 50 Kota

oleh -5.994 views

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Sebuah sandal milik tersangka kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang terjadi beberapa waktu lalu di Jorong Sipingai Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh Kota menjadi salah satu petunjuk Tim Opsnal Satreskrim Polres 50 Kota dalam mengungkap kasus pencurian sebuah motor Jenis RX King milik warga. Sebab usai melakukan pencurian, tersangka yang belakangan diketahui berasal dari daearh setempat melarikan diri ke Kota Padang tempat sang istri.

Selain petunjuk sebelah sandal milik tersangka AA (28), informasi dari warga juga ikut membantu Polisi mengungkap identitas pelaku. Dari penyelidikan yang dilakukan, selain tersangka AA, Tim Opsnal Satreskrim yang langsung dipimpin Kasat AKP. Nofrizal Chan, KBO Satreskrim, IPTU. Army Ariosa dan Kanit Reskrim, APDA. Bainur juga berhasil membekuk dua orang tersangka lainnya yang merupakan penadah sepeda motor hasil “Petikan” tersangka AA. Namun untuk barang bukti sepeda motor RX King hingga kini masih dicari, sebab dari dua tersangka penadah, hasil curian itu dijual kembali secara online kepada seseorang di Padang Panjang.

Kepada Polisi saat menjalani pemeriksaan lanjutan di Mapolres Limapuluh Kota kawasan Ketinggian, tersangka AA mengaku nekad mencuri sepeda motor itu karena kerap melihat sepeda motor itu berada diluar rumah hingga malam hari, karena merasa ada kesempatan, ia nekad mencuri dengan cara memanjat bagian belakang rumah. Berhasil masuk rumah, AA dengan leluasa mengincar target curian namun karena melihat sepeda motor jenis RX King dengan kuncinya, AA nekad membawa pergi motor itu. Ia tak lagi menghiraukan sebelah sandalnya yang tertinggal saat memanjat rumah korban.

Perlahan, tersangka AA membuka pintu samping rumah untuk mendorong motor hasil curian itu. Berhasil keluar rumah, AA lansung “Tancap Gas”. Rupanya ia tak sadar, aksinya membawa kabur sepeda motor itu dilihat warga, beruntung ia tak dihakimi massa. Sampai di Kota Padang Panjang, sepeda motor itu gadaikan dengan harga “miring” sehingga dengan mudah terjual. Rupanya, dari tangan pembeli pertama, sepeda motor itu dijual hingga pindah tangan sebanyak tiga kali.

“ Saya panjat lewat pintu belakang. Usai berhasil mencuri motor itu, saya bawa ke Padang Panjang untuk dijual. Saya tak lagi hiraukan sebelah sandal yang tertinggal” sebut tersangka AA saat menjalani pemeriksaan, Senin siang 20 Juli 2020.

Sementara Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Sri Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP. Nofrizal didampingi KBO SatreskrimIPTU. Army Ariosa dan Kanit Reskrim, APDA. Bainur menyebutkan tersangka AA dibekuk di Kota Padang pada Jumat 17 Juli 2020 sekitar pukul 10.30 Wib.

Tersangka dibekuk dirumah istrinya di Kawasan Bungus Timur Kota Padang. Setelah sebelumnya Polisi (Tim Opsnal Satreskri.red) melakukan pencaharian disejumlah tempat di Kota Padang.

“ Pelaku melakukan pencurian terhadap sepeda motor RX King warna hitam dengan nomor polisi B 6206 tanggal 31 Maret 2020 lalu sekitar pukul.02.00 wib, dari penyelidikan yang kita lakukan akhirnya kita berhasil membekuk tersangka AA dan dua orang penadah. Sementara untuk Barang Bukti (BB) sepeda motor masih kita cari.” Ucapnya.

Hingga kini ketiga tersangka masih ditahan di Mapolres Limapuluh Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut. (Edw).