Segini Guru Honor di Kab. 50 Kota Yang Lulus Pegawai P3K

oleh -734 views

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Hingga saat ini baru separuh dari Formasi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) Guru di Kabupaten Limapuluh Kota yang diketahui Lulus dalam Ujian yang digelar beberapa waktu lalu itu.

Di Kabupaten Limapuluh Kota pada tahun ini terdapat 453 kuota yang tersedia bagi guru yang akan diangkat sebagai Pegawai P3K, sementara jumlah yang mengikuti ujian mencapai angka 966 orang. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota, Indrawati Munir jumlah sementara mereka yang diketahui lulus sebagai pegawai P3K baru separuh/setengah dari kuota yang tersedia.

” Iya, dari data yang kita dapatkan hingga saat ini baru separuh dari kuota yang diketahui lulus ujian. Jumlah yang sementara diketahui lulus itu sekitar 200 orang.” Sebut Indrawati saat memantau Penerapan Protokol Kesehatan (PROKES) dan Pelaksanaan PBM Tatap Muka Terbatas di SD N 02 Koto Tuo Harau, Jumat pagi 21 Oktober 2021.

Lebih jauh Indrawati merinci, dari mereka yang diketahui lulus dalam ujian P3K itu yakni  guru agama 21 orang (formasi 73), guru bahasa 2 orang (formasi 7), guru BK  6 orang (formasi 23), guru IPA 1 orang (formasi 2), guru kelas 100 orang (formasi 253), guru TIK 2 orang (formasi 4), guru seni budaya 1 orang (formasi 3), guru prakarya kewirausahaan 1 orang (formasi 1), guru PPKn 3 orang (formasi 5), guru olahraga 28 orang (formasi 104).

” Meskipun baru separuh atau sekitar 200 orang yang kita ketahui lulus ujian P3K, kemungkinan jumlah itu akan terus bertambah.” Ucapnya.

Sementara terkait Rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di tahap II, Kadiknas berharap mereka yang nantinya akan mengikuti ujian bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin, sehingga bisa lolos ujian. Sebab kuota guru P3K tidak hanya ditingkat daerah yang tidak terpenuhi, namun juga ditingkat pusat.

” Mudah-mudahan di rekrutmen berikutnya (tahap 2.red) guru-guru yang mengikuti ujian bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin. Dan bagi yang lulus P3K semoga kedepan lebih baik dan meningkatkan profesionalisme dalam mengajar” Ucap Indrawati.

Sementara Kepala SD N 02 Koto Tuo Kecamatan Harau, Kurnia Izzati menyebutkan bahwa keberadaan guru honor disekolah sangat berperan dalam membantu menjalankan Proses Belajar Mengajar (PBM), untuk itu ia sangat mengapresiasi langkah Pemerintah yang membuka peluang guru honor menjadi guru P3K.

” Keberadaan guru honor disamping guru PNS tentu sangat banyak membantu. Dan kami tentu apresiasi dengan adanya peluang mereka (guru honor.red) diangkat menjadi pegawai P3K. Disekolah kami terdapat 12 guru, 10 diantara guru kelas yang PNS, dan 2 orang honorer. Alhamdulillah satu diantaranya sebagai pegawai P3K.” Ucapnya.

Ia berharap kedepannya, satu orang guru honorer yang tersisa juga bisa lolos dalam tes pegawai P3K. (Edw).

No More Posts Available.

No more pages to load.