Selain Tewaskan Bocah 6 Tahun, 2 Rumah Gadang Roboh Ditiup Angin

oleh -2.243 views
(Kolase Foto) Rumah Gadang roboh ditiup angin di Nagari Piobang

Limapuluh Kota, dekadepos.com

Angin Kencang disertai hujan yang terjadi di Kecamatan Payakumbuh tak hanya menewaskan satu orang bocah 6 tahun akibat tertimpa pohon tumbang.

Dua rumah Gadang dan Satu unit rumah permanen juga dikabarkan roboh tertiup angin kencang pada Selasa (3/8) sore.

2 Unit Rumah Gadang dan 1 rumah Permanen tersebut terletak di Nagari Piobang, Kecamatan Payakumbuh.

“Sementara, yang baru terpantau malam ini ada Dua rumah Gadang roboh, dan satu rumah permanen atapnya diterbangkan angin,” sebut Camat Payakumbuh, Jonianto kepada dekadepos.com Selasa Malam.

Beruntung, Rumah Gadang yang roboh tersebut saat kejadian tidak ada penghuninya. Sedangkan rumah pemanen milik Mitra, ASN Kantor Kua Kecamatan Payakumbuh hancur diterbangkan angin.

Hingga malam sekira pukul 22.00 Wib pihaknya bersama BPBD Limapuluh Kota, Damkar, Satpol PP, Aparat dibantu masyarakat masih melakukan evakuasi terhadap rumah korban.

Selain itu sebut Jonianto, Pohon tumbang Juga terjadi di jorong Piobang yang mengakibatkan Jalan Penghubung antara daerah Perumpung dan Piobang sempat terputus.

“Pohon Tumbang melintas di jalan raya, tadi sempat tidak bisa dilewati. Dan saat ini material pohon tumbang tersebut telah dibersihkan, dan jalan kembali normal,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, pohon tumbang juga menimpa satu rumah di Koto Baru Simalnggang,
Akibat peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan tewas tertimpa.

Satu orang yang tewas tersebut bernama Velicia Zari Calestin berusia 6 tahun. Menurutnya Jonianto, saat kejadian rumah tersebut berisikan tiga orang yakni ibu korban bernama Helmiza Sisrayeni (38), velicia (6) dan seorang bayi bernama Samudra berusia 2 Minggu.

BACA : Angin Kencang Landa Kecamatan Payakumbuh, Bocah 6 Tahun Tewas Tertimpa

“Nahas, Velicia tewas dilokasi, sedangkan ibu korban mengalami patah pinggang dan saat ini sedang dirawat di RS Ahcmad Darwis Suliki,” Katanya.

Jonianto menghimbau kepada masyarakat agar mewaspadai angin kencang yang masih berpotensi melanda wilayah Kecamatan Payakumbuh.

“Kita berduka atas Musibah ini. Kepada masyarakat yang berada di daerah rawan agar berhati-hati, mewaspadai angin kencang yang masih berpotensi melanda,” ungkapnya. (rdo)

No More Posts Available.

No more pages to load.