Semakin Terkenal, Limapuluh Kota kembali Dilirik Jadi Lokasi Syuting Film

oleh

Limapuluh Kota,dekadepos.com

Keindahan wisata yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota semakin dikenal di Indonesia. Hal ini pulalah yang menjadikan para sutradara memilih daerah itu sebagai lokasi syuting film mereka.

Buktinya, setelah beberapa lokasi di Limapuluh Kota dijadikan lokasi Syuting film seperti film Me vs Mami yang dibintangi Irish Bella, dan film Hamka yang dibintangi Vino G Bastian, serta Danur3 yang dibintangi Prilly Latuconsina.

Giliran Sutradara ternama Djay Sukmo dari Pim Pictures yang memilih Limapuluh Kota sebagai lokasi syuting film berjudul ‘Begadang Rendang”.

Sutradara tersebut, memilih 4 tempat wisata Limapuluh Kota, untuk dijadikan lokasi syuting film, diantaranya Kampung Sarugo, Lembah Harau, Padang Mengateh dan rumah Tan Malaka.Proses syuting berlangsung dari tanggal 3-20 Maret lalu, dan diperkirakan akan tayang 4 bulan kemudian di bioskop.

“Menurut pak sutradara, Lokasi Limapuluh Kota sangat cocok dijadikan tempat film Begadang Rendang, selain alamnya yang indah, masyarakatnya juga ramah,” ujar Prima Myfirstson salah satu pemeran didalam di film tersebut kepada media, Selasa (23/3).

Selain itu, lokasi Limapuluh Kota juga mendukung dengan alur cerita yang ada. seperti kampung Saribu Gonjong (Sarugo) di Koto tinggi yang kebudayaan minangkabaunya masih terjaga, rumah gadang yang masih tersusun rapi.

“Ditambah lagi, kampung sarugo menjadi salah satu pemenang dalam Anugerah Pesona Indonesia tahun 2020. Ini yang menjadikan Sutradara memilih Limapuluh Kota menjadi lokasi syuting film dibandingkan daerah lain di Sumbar,” sebutnya.

Menurutnya, Film yang dibintangi Panji Zoni, Frissly Herlind, Upiak Isil, Ratu Sikumbang, Geraldy Gee, Mastur, Joe Project, Putra Dinata, Reza Free, Andi Joger, Alif, serta didukung masyarakat lokal ini mengangkat cerita anak rantau yang sukses memiliki usaha rendang di Ibukota.

“Pokoknya, film ini bakal mengispirasi banyak orang untuk bekerja keras dan berusaha, ada drama, comedinya juga. Insyaallah akan tayang diseluruh bioskop di Indonesia. Serta akan tayang di tv kabel Netflix channel film Internasional. Dengan demikian nantinya wisata Limapuluh kota semakin dikenal,”sebutnya.

Sementara itu, kepala dinas Pariwasata Pemuda dan Olahraga, Hj Nengsih ketika dimintai keterangannya mengatakan bersyukur Limapuluh Kota kembali menjadi lokasi syuting film bagi sutradara film.

“Itu artinya Wisata kita semakin dilirik di Indonesia, kita berharap dengan banyak film yang menayangkan keindahan daerah ini, menambah daya tarik bagi wisatawan untuk berwisata ke Limapuluh Kota.

Dengan demikian bakal mendatangkan keuntungan sendiri bagi masyarakat setempat dan Pendapatan Asli Daerah,” sebut Nengsih. (Septi)