Seniman Urang Awak Minang Berkolaborasi di Pameran Besar Seni Rupa Sumatera Barat

oleh -275 views

PAYAKUMBUH, dekadepos.com –

Berangkat dari kegundahan tentang arti sebuah karya seni yang lahir dari perupa-perupa urang awak asli Minang, Ketua DPRD Propinsi Sumatera Barat, Supardi, melalui pokok-pokok pikirannya (pokir) menginisiasi digelarnya Pameran Besar Seni Rupa Sumatera Barat.

Tak tanggung-tanggung, difasilitasi Pemprov Sumbar melalui Dinas Kebudayaan UPTD Taman Budaya, Pameran Besar Seni Rupa Sumatera Barat ini akan digelar di kawasan wisata baru Kota Payakumbuh Batang Agam, tepatnya di Agam Jua Art Culture Cafe, Jalan Inspeksi Batang Agam, Kelurahan Padang Tongah Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh pada 8 sampai 13 November 2021 mendatang.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar, Gemala Ranti, Kepala UPTD Taman Budaya Hendri Fauzan, PPTK, Sekri Budiman, Kurator Muharyadi didampingi Co Kurator Janu PU dari Yogjakarta, dalam jumpa wartawan, Jum’at (5/11/2021) di lokasi pameran menyebutkan bahwa, Pameran Besar Seni Rupa Sumatera Barat mengangkat tema ‘Minangkabau Kini’ itu, akan diikuti oleh 39 perupa-perupa sebagian besar perupa berasal dari Sumatera Barat, namun selama ini berkarya dan namanya besar diperantauan.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar, Gemala Ranti dan senada dengan Kepala UPTD Taman Budaya Hendri Fauzan, PPTK, Sekri Budiman, Kurator Muharyadi serta Co Kurator Janu PU,  Pameran Besar Seni Rupa Sumatera Barat akan ditampilkan hasil karya pematung ternama urang awak Minang seperti Syaiful Adnan, Yusman dan Yulhendri.

“Dengan mengangkat tema ‘Minangkabau Kini’ itu, masyarakat  akan melihat karya-karya seni yang dihasilkan oleh para perupa Ranah Minang. Dari karya seni para perupa-perupa asal Minang itu, kita akan terlihat bagaimana para perupa tersebut melihat kondisi kekinian Minangkabau dan Sumbar,” sebut Kurator Pameran Besar Seni Rupa Sumbar, Muharyadi.

Diakui Co Kurator Pameran Besar Seni Rupa Sumbar, Janu PU bahwa di Indonesia, Sumbar merupakan salah satu daerah yang kaya dengan seniman perupa.

“Di Yogyakarta yang mendominasi juga perupa Sumbar, saingannya adalah perupa dari Bali,” ujarnya sekaligus menyatakan bahwa melihat sebuah karya seni tidak bisa dilepaskan dari karakter dari perupa yang menciptakannya.

Seperti para perupa Sumbar, ulas Janu PU, meski nama mereka besar di Yogyakarta tapi hasil karya yang mereka hasilkan sangat dipengaruhi oleh adat istiadat Minangkabau yang memiliki kekhasan tersendiri.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar Gemala Ranti menyebut, melalui Pameran Besar Seni Sumbar ini, pihaknya ingin menyatukan Visi-Misi para perupa dari Sumbar dan menjadikan Sumbar sebagai tujuan utama seni Rupa di Sumatera.

” Sumbar banyak memiliki perupa-perupa tersohor yang namanya sudah diakui di kancah seni rupa baik nasional dan dunia, tapi selama ini para perupa-perupa asal Minang itu berkarya dan besar di rantau,” pungkas Gemala Ranti.

Kurator Muharyadi juga mengungkapkan, Pameran Besar Seni Rupa Sumatera Barat yang digelar di Kota Payakumbuh ini akan hadir pelukis kaligrafi Islam sang maestro Syaiful Adnan dan sejumlah perupa lain dari Yogyakarta.

Selain Syaiful Adnan, Yusman dan Yulhendri juga akan hadir Bazrisal Albara, Ali Umar, Alif Lamra, Iin Risdawati dan Melta Desyka, termasuk perupa dari Bandung Ricon Ibdar, Kimat dan Suciati. Sedangkan dari Pekanbaru akan hadir Herisman Is, Yunizah dan dari Bengkulu dan beberapa daerah lain yang turut mewarnai kegiatan pameran.

“ Sedangkan dari Sumbar akan hadir perupa Amir Syarif, Ardim, Firman Ismail, Rizal MS, Hendra Buana, Hendra Sardi, Ismet Sajo, Maryeni, Widdi Yanti, Hidayat Di Kincie dan lainnya dan dua peserta kehormat C, Israr,” pungkas Muharyadi (ds)

No More Posts Available.

No more pages to load.