Setiap Tahun, Limapuluh Kota Bakal Bangun 10 Destinasi Baru

oleh -1.774 views
Musrenbang Nagari Gurun, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota

LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.com

Dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Limapuluh Kota. Pemerintah setempat bakal bangun 10 Destinasi baru setiap tahunnya.

Hal ini diungkapkan, wakil Bupati Limapuluh Kota Rizky Kurniawan Nakasri (RKN) saat menghadiri musrembang Kenagarian Gurun, Kecamatan Harau pada Selasa (24/8).

Menurutnya, hal ini bertujuan menyanggah Harau sebagai destinasi utama di daerah itu, apalagi saat ini bupati sudah menetapkan dalam RPJMD hingga 2024 mendatang wajib membangun 50 destinasi baru.

“Saat ini bupati sudah menetapkan sampai tahun 2024 wajib membangun 50 destinasi wisata baru, gunanya untuk menyanggah Harau sebagai destinasi utama dan sudah masuk dalam RPJMD artinya setiap tahun akan membangun 10 destinasi baru,” katanya.

Dijelaskan Rizky ada empat persayaratan yang ditetapkan dalam pembuatan destinsasi baru tersebut, pertama pembebasan lahan menuju objek wisata, kedua objek wisata yang akan di bangun harus menjadi aset pemerintah nagari, ketiga hibah 1 hektar di sekitar kawasan wisata dan keempat nagari komitmen untuk mealokasikan dana 200 juta pertahun dari dana desa untuk membangun objek wisata tersebut.

Sebelumnya pada Musrenbang itu, RKN juga menyampaikan beberapa hal, pertama RKP untuk kegiatan-kegiatan tahun 2022 yang di danai dari APBN nagari.

Kedua daftar usulan kegiatan yang akan didanai dari APBD kabupaten untuk tahun 2023 .

Dikatakannya, APBN Nagari 90 persen di peruntukan untuk pembangunan fisik dan di perkirakan belum cukup untuk melakukan percepatan pembangunan di nagari.

Untuk itu diperlukan strategi, diantaranya memahami Visi dan misi pemerintah pusat mulai dari visi dan misi gubernur para menteri sampai pada visi dan misi presiden

“Jika kita hanya bersandar membangun Lima Puluh Kota melalui APBD, dengan kondisi daerah memiliki penduduk no. 5 terbanyak di Sumatera Barat, maka akan mengalami perlambatan dalam pembangunan,” Katanya. (rdo)

No More Posts Available.

No more pages to load.