Sidang Paripurna Hari Jadi Kabupaten Sijunjung ke-71 Dibarengi Aksi Unjuk Rasa

oleh -170 views

Sijunjung, dekadepos.com

Bertepatan dengan berlangsungnya Sidang Paripurna Hari Jadi Kabupaten (HJK) Sijunjung yang ke-71 di DPRD, sekitar 500an massa yang tergabung dari kalangan penambang emas dan pengusaha kayu, sekaligus pekerja hasil hutan melangsungkan aksi unjuk rasa menuntut terkait belum terealisasinya janji Bupati untuk memperhatikan nasib para penambang emas dan usaha kayu yang sudah tidak bisa lagi bekerja karena terhenti.

Melalui perwakilan massa penambang emas, Fauzal Datuak Bosa, pihaknya mengatakan, bahwa masyarakat yang berdemo ini terdiri dari penambang yang sudah menganggur dan masyarakat yang selama ini menggantungkan hidupnya dari hasil kayu yang sudah tidak bisa bekerja lagi.

“Kami datang karena Bupati hanya berjanji saja, tidak merealisasikan janjinya saat kami menemuinya beberapa waktu lalu, sementara kami tidak bisa bekerja lagi dan istri serta anak-anak kami terus membutuhkan biaya untuk makan dan pendidikan,”tegas Fauzal, saat akan berdialog dengan wakil Gubernur di DPRD Sijunjung, Selasa (18/2/2020).

Saat dihadapan Wakil Gubernur, Bupati dan ketua DPRD serta Kapolres, salah seorang utusan masa lainnya, Kadrimol, mengatakan, bahwa masa menuntut agar pihak terkait memberikan kesempatan kepada para penambang dan masyarakat di usaha kayu untuk kembali bekerja seperti biasa.

Menjawab tuntutan masa itu, Wakil Gubnernur, Nasrul Abit mengatakan, bahwa semua kegiatan diatur oleh undang-undang. “Tapi jika semua terkait perizinan, selama bisa diakomodir izinnya, bisa diberikan rekomendasi dan diberi percepatan dalam pengurusan izin. Tapi jika terkait kebijakan, saya tidak bisa sampaikan disini,” ungkap Wakil Gubernur Sumbar tersebut.

Lanjut Nasrul, bahwa terkait kayu bisa dibantu percepatan pengurusan izin oleh provinsi, tapi jika terkait penambangan emas, menurutnya harus dibicarakan langsung dengan Kapolda Sumbar.(Heru)