SMP Negeri 1 Kubung Membandel tak Hiraukan Instruksi Bupati Solok

SOLOK, dekadepos.com-

Meski Bupati Solok, H. Gusmal sudah mengeluarkan surat edaran dan meminta sekolah untuk libur, namun siswa SMP 1 di Kubung masih tampak datang ke sekolah, Sabtu 20 Maret 2020.

Surat Instruksi yang dikekuarkan Bupati Solok dengan Nomor 420/102/Disdikpora/Sekre-2020 ini, sejalan sekaligus untuk menyahuti Kepres RI Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugusan Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2020 (COVID-19), sebagaimana telah disampaikan Presiden RI, Joko Widodo.

“Kita sudah rapat dan benar kita meliburkan sekolah mulai Sabtu tanggal 20 Maret sampai dengan 2 April 2020,” ujar Bupati Solok, H. Gusmal, kemaren.

Sekolah yang diliburkan adalah mulai dari tingkatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta SMA sederajat.

Meski sekolah diliburkan, namun siswa diwajibkan belajar di rumah, semua guna mengatasi berjangkitnya virus Corona.

Namun lain halnya yang terjadi di SMP 1 Negeri Kubung, meski sudah ada Instruksi yang dikekuarkan Bupati Solok, namun sekokah tersebut masih tampak menggelar Proses Belajar Mengajar (PBM) pada Sabtu 20 Maret 2020 ini. Seakan tidak mengindahkan instruksi Bupati Gusmal tersebut.

“Kita memunta semua sekolah mematuhi himbauan Bapak Bupati Solok untuk menghindari virus Corona,” sebut Kadis Satpol PP dan Damkar Pemkab Solok, Drs. Efriadi Sikumbang, MM, Sabtu (21/3).

Pihaknya berharap seluruh sekolah mematuhi himbauan tersebut agar corona tidak mewabah.

Kepsek SMP 1 Negeri Kubung, Nurmailis, saat dihubungi media ini tidak berada di tempat. Saat dihubungi beberapa kali melalui telepon sellullernya juga tidak ada resfon.

Bupati Solok, H. Gusmal menyebutkan bahwa meski belajar di rumah, anak didik bukan berarti libur karena kegiatan belajar mengajar masih akan berjalan.

“Pembelajaran bisa lewat WhatsApp atau online dengan bimbingan orang tua)” sebut Gusmal.

Meski seluruh siswa wajib belajar di rumah, untuk guru dan tenaga pendidik harus tetap bekerja seperti biasa dan wajib datang ke sekolah. (wandy)