STAIDA Payakumbuh dan UIN Imam Bonjol Padang Bersinergi Cetak Ulama

PAYAKUMBUH, dekadepos.com-

Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAIDA) Payakumbuh terus berbenah dalam mengembangkan perguruan tinggi, setelah menjalin kerjasama dengan IAIN Batusangkar dan IAIN Bukittinggi, pada hari Rabu  (13/2) STAIDA) Payakumbuh kembali menjalin kerjasama dengan Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

Penandatangan MoU yang berlangsung di Aula Fakultas Ushuluddin tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Ushuluddin DR. Widia Fitri, ketua STAIDA Payakumbuh Ahmad Deski, MA, Ketua Prodi Tafsir Hadis Toni Markos, M.Ag, Ketua Prodi Ilmu al Qur’an dan Tafsir STAIDA Payakumbuh Yenni Rahman, MA dan sejumlah dosen lainnya.

Kerjasama yang terjalin antara Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam dengan STAIDA Payakumbuh dan Prodi Tafsir Hadis UIN Padang dengan Prodi Ilmu al Qur’an dan Tafsir STAIDA Payakumbuh menghasilkan beberapa kesepakatan, diantaranya kerjasama dibidang pengembangan kurikulum dan penelitian.

Ketua STAIDA Payakumbuh dalam siaran persnya menyebutkan bahwa, kerjasama yang terjalin antara STAIDA Payakumbuh dengan Fakultas Ushuluddin UIN Imam Bonjol Padang diharapkan mampu memberikan dampak yang baik untuk kemajuan STAIDA Payakumbuh kedepannya.

Lebih lanjut ketua STAIDA Payakumbuh menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dekan dan Ketua Jurusan yang sudah menyambut dengan penuh kehangatan, semoga kedepan dengan adanya kerjasama ini bisa melahirkan berbagai kegiatan,  harapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam DR. Widia Fitri dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pimpinan dan Dosen STAIDA Payakumbuh yang telah berkunjung dan bersilaturahmi dengan Fakultas Ushuluddin UIN Padang.

“Kita sangat gembira dengan kedatangan rombongan STAIDA Payakumbuh, apalagi pada umumnya pimpinan dan dosen STAIDA adalah alumni Tafsir Hadis UIN Padang. Kedepan kita akan mengikutsertakan STAIDA Payakumbuh dalam setiap kegiatan yang ada di Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam UIN Padang, seperti kegiatan workshop pengembagan kurikulum, “ jelasnya.

Ketua Prodi Tafsir Hadis, Toni Markos, MA menyebutkan bahwa dengan adanya MoU ini Prodi Ilmu al Qur’an dan Tafsir STAIDA Payakumbuh dan Prodi Tafsir Hadis UIN Imam Bonjol Padang akan bersinergi dalam mencetak kader ulama kedepannya. Apalagi saat ini sudah banyak institusi yang membutuhkan alumni Ilmu Al Qur’an dan Tafsir bahkan untuk penerimaan perwira kepolisian yang diminta sekarang adalah alumni Ilmu al Qur’an dan Tafsir, jelasnya (edw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *