Status Tanah Sekolah di Kelurahan Bukik Apik Puhun Jadi Pembicaraan Pada Musrembang

oleh -5 views

BUKITTINGGI, dekadepos.com-

Ketua LPM Kelurahan Bukik Apik Puhun, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, Hendra St. Rangkayo Mulia mempertanyakan status tanah sekolah-sekolah yang ada dilingkungan Kelurahan Bukik Apik Puhun.

Karena sekolah-sekolah yang ada di Kelurahan lain sudah sangat maju dalam bidang infrastruktur, sementara sekolah yang ada di Kelurahan Bukik Apik Puhun masih sangat sederhana tanpa adanya perubahan yang signifikan.

Pertanyaan itu disampaikan Ketua LPM Bukik Apik Puhun dalam Musrenbang Kelurahan Bukik Apik Puhun beberapa waktu yang lalu. Untuk menindak lanjuti pertanyaan Ketua LPM tersebut, Kepala SDN 04 Bukik Apik Puhun, Hj. Nurhayati menginisiatif mengadakan rapat bersama yang diadakan di SDN 04 Bukik Apik Puhun, Jumat (9/4).

Hadir dalam rapat itu, Kepala SDN 04 Bukik Apik Puhun, Hj. Nurhayati, S.Pd selaku inisiator pertemuan, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Asmara, Lurah Bukik Apik Puhun, Rusdi Yanto, Ketua LPM, Hendra St. Rangkayo Mulia, Bhabinsa, Sertu Eka Nur Hidayat, Ketua RW.03, Dedi Fiandri, ahli waris pemilik tanah keluarga MJ.Dt.Panduko Nagari dan keluarga A.Dt.Panduko Mantari.

Kepala SDN 04 Bukik Apik Puhun, Hj. Nurhayati menyebutkan, rapat ini sengaja dijembataninya, untuk menindaklanjuti pertanyaan Ketua LPM Bukik Apik Puhun terkait status tanah sekolah yang ada di Kelurahan Bukik Apik Puhun pada saat Musrenbang, karena diakui Nurhayati, memang sekolah yang ada di Kelurahan Bukik Apik Puhun tidak ada perubahannya secara infrastruktur. Untuk itu dalam rapat ini bisa dicarikan solusinya, ujar Nurhayati.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Asmara pada kesempatan itu menyebutkan, UPTD Sekolah Dasar dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi dapat melaksanakan perubahan infrastruktur berupa pisik, apabila status tanahnya tercatat pada aset Pemko Bukittinggi.

Sementara beberapa sekolah yang ada di Kelurahan Bukik Apik Puhun, tanahnya berupa tanah wakaf atau hibah kepada pihak sekolah, dalam rangka menunjang pendidikan di Kelurahan Bukik Apik Puhun. Artinya, tidak tercatat sebagai aset Pemko Bukittinggi.

“Sehingga dengan kondisi itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bukittinggi tidak dapat melaksanakan pembangunan sekolah itu secara fisik dan signifikan”, ungkap Asmara.

Untuk itu, agar sekolah yang ada di Kelurahan Bukik Apik Puhun ini bisa di bangun secara maksimal melalui anggaran APBN, APBD maupun melalui Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD, maka diharapkan kepada tokoh masyarakat dan LPM Kelurahan Bukik Apik Puhun dapat memfasilitasi dengan para ahli waris pewakaf atau penghibah  untuk merubah status tanah agar dapat dibangun secara maksimal oleh pemerintah”, harap Asmara.

MJ. Dt Panduko Nagari selaku ahli waris mengatakan secara prinsip, pihak keluarga dan ahli waris tetap mewujudkan niat orang tuanya yang telah mewakaf atau mehibahkan tanahnya untuk kepentingan sekolah,karena sekolah itu sangat dibutuhkan anak kemenakan. Mulai dari dibangun dulu sampai sekarang sekolah yang ada di Bukik Apik Puhun telah melahirkan generasi muda yang berkecimpung diberbagai profesi.

Kemudian, perlu juga dikatahui pihak sekolah dan Dinas Pendidikan, dahulu orang tua kami dengan Kepala Sekolah pertama pada tahun 1950-an yang bernama Nazaruddin ada membuat beberapa kesepakatan. Diantaranya, untuk anak kemenakan kami tidak dipungut uang pembangunan sekolah. Disamping itu, untuk peningkatan ekonomi masyarakat, diberi kebebasan kepada anak kemenakan penghibah untuk berjualan dilingkungan sekolah. Kesepakatan itu sudah berjalan sejak dulu sampai sekarang.

Artinya, pihak pewaris atau penghibah bersedia melepaskan tanah yang diwakafkan atau dihibahkan itu untuk sekolah, namun harus tetap berpegang kepada kesepakatan yang telah berjalan, dan kesepakatan itu harus dibuat secara tertulis, guna menghindari terjadinya persoalan dikemudian hari, tegas MJ. Dt Pandu ko Nagari. Dengan adanya pernyataan ahli waris itu, Ketua LPM Kelurahan Bukik Apik Puhun, Hendra St Rangkayo Mulia, mengucapkan terima kasih kepada ahli waris pewakaf atau pehibah yang telah bersedia mewujudkan keinginan pihak sekolah dan LPM untuk meningkatkan kualitas pembangunan sekolah yang ada di Bukik Apik Puhun.

Kemudian,kepada Dinas Pendidikan dan pihak sekolah tentu diharapkan, tetap mempertahakan kesepakatan yang telah terwujud selama ini antara pewakaf atau pehibah dengan pihak sekolah, dan ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di  sekolah yang ada di Kelurahan Bukik Apik Puhun ini, tambah Hendra St Rangkayo Mulia. (edis)