Sudah 13 Positif di Payakumbuh, Jangan Takut Tapi Tetap Waspada

oleh -6.194 views

Payakumbuh, Dekadepos.com

Pasca Positifnya terkena Covid-19 atau Corona seorang sopir Ambulance di Kota Payakumbuh berinisial MM (27), Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 atau Corona Kota Payakumbuh, Riza Falepi melalui Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz didampingi Asisten III, Amriul dt. Karayiang, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Bakhrizal, Kadis Kominfo, Jon Kenedy  dan Kabid Kominfo, Hermanto kembali mengumumkan penambahan warga Kota Payakumbuh yang Positif Covid-19.

Penambahan warga Positif itu diumumkan Tim Gugus Tugas, Jumat sore 8 Mei 2020 kepada wartawan melalui Konferensi Pers menggunakan Aplikasi Zoom. Penambahan itu diumumkan berbarengan dengan pengumuman sopir Ambulance berinisial MM.

“ Iya, dua orang warga kita kembali Positif Covid-19, keduanya MM (27) Sopir Ambulance, beralamat di Kecamatan Payakumbuh Selatan dan I (28) karyawan swasta yang akan segera dikirim ke Padang untuk menjalani Isolasi menyusul MM yang telah lebih dahulu menjalani Isolasi.” Sebut Erwin Yunaz.

Untuk warga berinisial I merupakan warga di Kelurahan Koto Kaciak Kubu Tapak Rajo. Penambahan kasus Positif itu juga terkait atau satu kluster dengan kasus Positif lainnya.

  1. Bakhrizal juga menambahkan, hingga saat ini kondisi kesehatan 13 (tiga belas) warga yang positif itu masih dalam keadaan sehat. Hingga saat ini, untuk Tracking Swab telah dilakukan sekitar 344 sample, dari jumlah itu hasilnya 141 Negatif dan 13 Positif, sementara hasil lainnya masih menungu hasil.

“ Dari ratusan Sampel Swab, 141 telah keluar hasilnya negative dan 13 positif. Sementara hasil lainnya masih kita tunggu.” Ucap Bakhrizal.

Bakhrizal juga menambahkan, meski jumlah warga positif mencapai 13 orang, warga diminta untuk tidak takut, namun harus tetap waspada, dan mematuhi protocol kesehatan yang disampaikan untuk mencegah penyebaran Covid-19 itu sendiri.

“ Warga kita himbau untuk patuhi protocol kesehatan untuk pencegahan, sehingga tidak ada lagi yang kontak dengan pasien yang positif Covid-19. Untuk yang diIsolasi dirumah, akan kita pantau, tim kita (Puskesmas.red) terus melakukan pemantauan mereka yang diisolasi.” Ucapnya.

Untuk penentuan mereka yang diIsolasi dirumah, menurut Bakhrizal juga tidak sembarangan penentuannya. Petugas akan melihat kondisi rumah, kepadatan, dan kemungkinan ia kelaur rumah.

“Jika ada yang diIsolasi dirumah, kita berupaya cegah potensi penyebaran didalam rumah dengan menugaskan petugas puskesmas untuk melakukan pemantauan/diawasi. Ucapnya.

Mereka yang masuk dalam pantauan/diawasi, akan ketahuan jika keluar rumah, sebab diawasi dengan GPS. (Edw).

SIMAK VIDEO LENGKAPNYA