Suskeskan Pileg 2019, Bupati Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Bupati Limapuluh Kota H. Irfendi Arbi mengajak masyarakat di Kabupaten Limapuluh Kota yang telah memiliki hak pilih dan terdaftar sebagai pemilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang untuk tidak Golput dan menggunakah hak pilih tersebut. Hal itu disampaikan dalam sambutannya pada acara pembukaan penyuluhan Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu di berbagai kecamatan di daerah setempat, beberapa waktu lalu.

“Pemilu merupakan salah satu pilar demokrasi sebagai wahana perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan yang demokratis, memiliki legitimasi yang kuat dan amanah. Untuk itu perlu adanya sosialisasi peraturan perundang-undangan tentang Pemilut tersebut bagi seluruh komponen masyarakat,” tutur Irfendi Arbi.

Dikatakan, salah satu bagian terpenting dari sebuah proses Pemilu adalah peran dan partisipasi masyarakat. Dengan adanya sosialisasi, diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi dimaksud. “Tingkat partisipasi politik masyarakat merupakan salahsatu hal penting yang harus menjadi perhatian kita semua. Kita berharap pertisipasi politik amsyarakat Pemilu mendatang lebih tinggi dari Pemilu sebelumnya. Untuk itu kita perlu intensif melaksanakan sosialisasi aturan-aturan Pemilu termasuk Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu,” papar Irfendi sembari mengatakan dengan adanya sosialisasi diharapkanmeningkatkan pengetahuan dan partisipasi masyarakat.

“Kita berharap masyarakat lebih antusias menggunakan hak pilihnya pada pemilu mendatang. Kita juga menghimbau semua pihak untuk sama-sama menciptakan Pemilu yang demokratis yang pada akhirnya akan menghasilkan pemimpin dan wakil rakyat yang memiliki legitimasi kuat serta amanah,” papar Irfendi Arbi.

Sementara itu Kabid Politik Dalam Negeri Badan Kesbangpol Kabupaten Limapuluh Kota M Ali Firdaus, S.Sos kepada wartawan mengatakan, untuk menyebarluaskan aturan tentang Pemilu tersebut pihaknya telah melaksanakan sosialisasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu bagi tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, perangkat nagari dan para aparatur di sembilan kecamatan.

Sedangkan materinya antara lain tentang penyelengaraan pemilu oleh KPU dan materi pengawasan terhadap pelaksanaan Pemilu oleh Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota. “Seperti harapan Bupati, kita sengaja melaksanakan sosialisasi ini dengan harapan terwujudnya pelaksanaan pesta demokrasi yang aman, tertib dan lancar sesuai kaidah-kaidah dan aturan berlaku,” tutur Ali Firdaus. (Edw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *