Syahidah Rasyid, Bocah Malang Butuh Uluran Tangan Dermawan

oleh

SOLOK, dekadepos.com –

Sungguh malang nasib bocah Syahidah Rasyid (3 tahun), anak dari pasangan Dedi Wahyudi dan  Ayu Rahmadbanis, warga Jorong Pasa Usang, Nagari Koto Gadang Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Rumah mereka berada dibawah kantor Pengadilan Negeri atau hanya berjarak 150 meter arah Selatan rumah kediaman Bupati Solok.

Bocah Syahidah Rasyid, mengalami kelainan jenis kelamin bawaan dari lahir. Bocah ini harus menjalani operasi untuk menentukan jenis kelaminnya.

“Dia harus dioperasi untuk menentukan jenis kelaminnya dan lebih cenderung ke perempuan,” sebut Nofi Fitri Yeni (35 tahun) bibik si bocah malang. Syahidah Rasyid, kemaren sudah dilakukan operasi pertama dari jam 11.30 Wib  hingga pykul 18.00 Wib, Kamis kemaren.

Menurut dokter, Syahidah Rasyid, mengalami kelainan pada jenis kelamin atau disebut Estrhopy buli bledder. Penyakit ini termasuk penyakit langka  dan bisa di atasi dengan melakukan operasi besar ( join kompre). Operasinya harus dilakukan oleh  dr,Tulang Orthopedi yang bekerjasama dengan dr. Bedah Urologi.

Awalnya jenis kelamin anak ini tidak jelas. Namun setelah dilakukan operasi tahap pertama,  berkemukinan besar perempuan dan saat ini dalam operasi untuk pembentukan kelamin.

“Seharusnya  Syahidah Rasyid, dirujuk ke RSCM  di Jakarta. Di Sumbar hanya satu-satunya dokter yang bisa membantu operasi ini adalah dosen kedokteran Unand. Apabila kerja sama ini bisa terwujud, maka kasus ini bisa ditangani di RSP. Dr. M Djamil di Padang,” sebut Nofi Fitri Yeni.

Namun masalahnya, orang tua malang ini terkendala biaya. Meski ada BPJS, namun untuk biaya sehari-hari dan pembelian alat kedokteran keluarga ini juga masih kesulitan. Apalagi mereka saat ini sibuk menunggu dan menjaga anak mereka di RSUP M.DJamil Padang, karena baru siap operasi pertama, otomatis tidak ada penghasilan.

Berbagai cara dilakukan bibik bacah malang ini, termasuk akan mendatangi kantor Walinagari. Bahkan pihaknya berharap ada bantuan dari Dinas Sosial atau juga dari Baznas ataupun dari pihak lain.

Sementara Walinagari Koto Gadang Guguak, Carles Camra, mengaku baru mendengar cerita ini karena tidak ada yang memberi kabar.

“Kami tahu ada warga kami yang sedang sakit akibat mendeirta kelainan, dari media.Insya Allah akan kita kunjungi dulu, ” sebut Walinagari Koto Gadang Guguak, Carles Camra.

Bagi pembaca dan dermawan yang ingin membantu, bisa menghubungi rumah korban atau melalui rekening BRI atas nama Arwitamarni di Nomor Rek  555201017749534. (jarbat)