Tahun Ini, Anggaran Dinas PU-PR Bukittinggi Berkurang

oleh

Bukittinggi, dekadepos.com

Untuk tahun 2021 dalam kondisi Pandemi Covid 19, Dinas PU-PR Kota Bukittinggi mendapatklan Plafon Anggaran sebesar Rp.64.046.000.000,-. Jumlah itu jauh berkurang dibandingkan tahun 2020 yang dialokasikan sebesar Rp.100 Miliar setelah dilakukan Refocusing anggaran karena Covid-19.

Hal itu, diungkapkan Kepala Dinas PU-PR Bukittinggi Rahmat AE didampingi Kabid Cipta Karya Bambang kepada Dekadepos, Kamis (7/1).

Dikatakan, pada awal tahun 2020, anggaran yang dialokasikan untuk PU-PR Bukittinggi sebesar Rp.128 Miliar lebih, karena dalam perjalananya ada masalah Covid-19, maka Pemerintah melakukan Refocusing anggaran untuk membiayai pencegahan Covid-19.

Sehingga anggaran yang awalnya Rp.128 Miliar dikurangi menjadi Rp.100 Miliar. Anggaran sebesar Rp.100 Miliar itu dimamfaatkan untuk Gaji Staf PU PR, biaya operasional dan Belanja modal, ujar Rahmat AE.

Untuk Belanja Modal Bidang Cipta Karya dimamfaatkan untuk Pekerjaan Dam Tebing Belakang Kantor Lurah Aua Kuning, Pembuatan Penahan Tebing Jalan A.Yani (Bawah Jembatan Limpapeh), Dam Belakang RRI.

Pekerjaan Drainase Jalan Datuak Basa Nan Kuniang, Pulai. Perbaikan Drainase Jembatan Besi (Jembes ). Dan darinase itu diperbaiki atau
dibenahi untuk mengurangi debit air ke Drainase yang ada di Depan Masjid Darussalam, Gurun Panjang Kelurahan Pakan Kurai dalam rangka
mengurangi debit air kedepan masjid Darussalam disaat hujan, ungkap Rah mat AE.

Kemudian untuk Bidang Jalan Jembatan dan Irigasi, ada pekerjaan Dam Jalan Binuang atau Kelok Cindua, DAK Pemeliharaan Jalan. Dam Penahan jalan di Perumahan Pulai, peningkatan Trotoar Depan PLN (Jalan Sudirman) serta pekerjaan tiga paket Irigasi.

“Semua kegiatan tahun 2020 itu terselesaikan dengan baik tanpa adanya masalah, kecuali ada keterlambatan penyelesaian Dam JaLan Binuang atau Kelok Cindua, namun akhirnya diselesaikan pihak pelaksana sampai tuntas,” ungkap Rahmat AE.

Sedangkan untuk tahun 2021 ini, Anggaran yang dialokasikan untuk Dinas PU-PR, hanya sebesar Rp.64.046.000.000,- yang diperuntukan
untuk pembayaran gaji pegawai, biaya operasional dan belanja modal.

Untuk belanja modal Bidang Cipta Karya diperuntukan untuk pembangunan dan pemeliharaan Drainase dalam Kota, Pengedaman Tebing dan membuat Tempat Pengolahan Sampah terpadu atau TPS3R.

Pembangunan Drainase Primer Perkotaan dari depan SMPN 1-Jalan Soekarno-Hatta sampai ke jalan Pemuda.

Sedangkan Belanja Modal Bidang Jalan jembatan dan Irigasi tahun 2021 ini, untuk Peningkatan Trotoar dan Drainase jalan Soekarno-Hatta,Trotoar jalan Veteran. Dan yang bersumberkan DAK sebesar Rp.7 Miliar untuk pemeliharaan jalan Berkala dan DAK Irigasi untuk Peningkatan banda Ujuang, Banda tangah, Banda Ikua Labuah, dan lainnya, tambah Rahmat AE. (edis)