Tak Puas Jawaban Pemkab, Aksi Tanam Pisang Bertambah

LIMAPULUH KOTA,Dekadepos.com

Meski telah didatangi aparatur pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota, terkait tanam pohon pisang dan memancing di jalan berlobang di Nagari Lubuak Batingkok, Kecamatan Harau, sebagai bentuk aksi protes warga terhadap kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki pemkab sepertinya belum berakhir.

Buktinya, bukan malah menghentikan aksi itu, puluhan warga setempat malah menambah pohon pisang untuk ditanam di sejumlah ruas jalan yang berlobang.

Pantauan Media ini, yang sebelumnya pada Kamis, (1/11/2018) lalu hanya Dua pohon pisang ditanam, hari ini Jumat (2/11/2018) terlihat hampir Sepuluh batang pisang yang ditanam warga. Bahkan, batang pisang itu sudah ada yang berbuah.

“Kadis PU yang kita tunggu-tunggu sejak kemarin belum memberikan penjelasan sampai saat ini, kapan akan diperbaiki tidak jelas. Memang ada orang dari pemkab yang mengatakan akan diperbaiki pada tahun 2019 nanti,” ungkap tokoh masyarakat setempat didampingi sejumlah warga dilokasi.

Dikatakannya, warga merasa tidak puas kalau jalan itu akan diperbaiki 2019 nanti, mangkanya aksi tanam pisang sengaja ditambah warga. “Seharusnya, sebelum menunggu tahun 2019 nanti, ada solusi lain yang dilakukan pemerintah daerah, paling tidak menutup lobang-lobang jalannya saja trlebih dahulu. Jangan biarkan lagi lobang jalan ini memakan korban pak,”ungkapnya.

SEBELUMNYA
BACA: Kecewa Jalan Rusak, Warga Lubuak Batingkok Mancing dan Tanam Pisang Dijalan

Seperti diberitakan sebelumnya, diruas jalan itu warga setempat mengaku,
sudah banyak terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan ini, kecelakaan umumnya didominasi pengendara sepeda motor yang hendak menghindari kubangan, namun malah berbenturan dengan sepeda motor lain, selain itu juga ada yang masuk ke lobang, bahkan baru-baru ini dikabarkan ada pengendara yang terjatuh mengakibatkan mengalami luka jahitan di kepalanya.

Sementara itu, sebelumnya kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Limapuluh Kota, Yunere Yunirman kepada sejumlah awak media mengatakan
Ruas jalan Tanjuangpati-Lubuak Batingkok ini akan dapat penanganan lapisan beton (laston) pada tahun anggaran 2019.

Menurutnya, kondisi jalan di Lubuak Batingkok yang rusak itu diakibatkan curah hujan yang tingi dan saluran drainase tidak berfungsi. Untuk sementara sebagai bentuk langkah awal pihaknya akan menimbun ruas jalan berlobang tersebut. (Edw)