Terkait Kalender Koperasi Cemara, Sekdako Payakumbuh Akui Sebuah Kealpaan.

oleh -70 views
Rida Ananda, Sekdako Payakumbuh. (Klikpositif.com)

Payakumbuh, Dekdepos.com

Sinyalemen adanya Pungutan Liar (Pungli) dalam pengadaan Kalender 2020 yang diluncurkan Koperasi TP PKK Payakumbuh, Sekdako Payakumbuh Rida Ananda akui itu sebuah kealpaan dan memanggil staf untuk klarifikasi.

Kepada sejumlah wartawan di Balaikota Payakumbuh, Jum’at (6/3), Rida Ananda mengaku sudah memanggil staf terkait dengan pengadaan kalender tersebut. Tidak sebatas itu, pihaknya juga perintahkan auditor Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan dalam pengadaan kalender tersebut.

“Tidak ada paksaan dalam penjualan kalender kepada perangkat daerah. Hanya saja dalam mengajak perangkat daerah berpartisipasi, ada kealpaan stake holder dan PD penanggung jawab. Sehingga, surat ajakan untuk berpartisipasi seolah-olah terkesan paksaan terhadap perangkat daerah”, katanya.

Untuk itu, surat ajakan berpartisipasi agar perangkat daerah mengambil kalender, Sekdako minta agar ditarik.

“Itu sudah hasil rekomendasi Inspektorat, untuk menarik surat partisipasi tersebut. Saya sudah perintahkan pejabat bersangkutan untuk menarik surat dimaksud,” jelasnya.

Pencetakan kalender dilakukan sepenuhnya oleh Koperasi Cemara yang merupakan binaan TP PKK Payakumbuh. Kalender dicetak terbatas hanya 300 eksemplar dan diperuntukkan bagi kalangan internal Anggota PKK sendiri. Namun, karena ingin mensosialisasikan program-program PKK kepada masyarakat dan perangkat daerah di jajaran Pemko, timbul inovasi dari pengurus untuk mendistribusikan kalender kepada perangkat daerah.

“Kita akui hal ini sebuah kealpaan, makanya kita minta persoalan ini dijernihkan dan meminta pihak koperasi mengembalikan uang beberapa perangkat daerah yang terlanjur melakukan transaksi,” tutup Sekdako. (r).