Terlantar di SPBU Piladang, Wanita Mualaf dengan 2 Orang Anak Diselamatkan Wabup Ferizal Ridwan

oleh -25.059 views

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

 

Begitu kabar kemanusian ini viral di media sosial yang menyebutkan ada seorang wanita mualaf dengan 2 orang anak yang masih balita terlantar di SPBU Piladang, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, langsung meluncur ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP)

Dan, benar adanya. Orang nomor dua di Kabupaten Limapuluh Kota yang sudah banyak berbuat sosial memberikan bantuan terhadap orang-orang miskin, orang sakit tak punya biaya dan orang terlantar karena tak punya tempat tinggal itu, berhasil menemui wanita mualaf tersebut dalam kondisi memprihatinkan di lokasi SPBU Piladang yang berada di jalan raya Payakumbuh-Bukittinggi.

Menurut Wabup Ferizal Ridwan yang akrap disapa Buya Feri itu mengatakan bahwa, wanita mualaf dengan dua orang anak yang terlantar di lokasi SPBU tersebut mengaku bernama Novita Sari Warubu ( 21 tahun) Suku Nias bertempat tinggal di Desa Sayur  Matinggi, Kabupaten Sidempuan, Sumatera Utara.

Wanita dengan dua orang anaknya masing-masing bernama Putra (3 tahun) dan Keisya (1,5 tahun) itu mengaku suaminya bernama  Afner Nainggolan (23 tahun) Alamat Desa Sayur  Matinggi, Kabupaten Sidempuan, Sumatera Utara.

Menurut Wabup Ferizal Ridwan, wanita dengan dua anaknya itu mengaku sudah 2 hari terlantar di Piladang, Kecamatan Akabiluru. Selama dua hari, dia menompang di parkiran SPBU Piladang.

Kepada Wabup Ferizal Ridwan, Novita Sari Warubu yang mengaku seorang mualaf itu takut pulang ke rumahnya di Desa Sayur  Matinggi, Kabupaten Sidempuan, Sumatera Utara, karena tak diakui sebagai keluarga.

“Setelah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Limapuluh Kota, namun menurut keterangan warga sekitar SPBU tidak mendapat perhatian dari dinas terkait, “ujar Wabup Ferizal Ridwan.

Diakui Wabup Ferizal Ridwan, dengan niat ihklas dan rasa kemanusian, dia berusaha untuk menolong wanita mualaf dengan dua anaknya itu.

“ Insyaallah,  akan kita berikan bantuan. Mudah-mudahan akan ada solusi atau jalan ke luar bagaimana nantinya nasib wanita mualaf dengan dua anak yang kini nasibnya terkatung-katung di daerah kita ini,” ungkap Buya Feri.

Menurut Buya Feri, setelah wanita mualaf dua anak itu ditemukan terlantar di SPBU Piladang, dia berinisiatif membawa wanita tersebut ke Polsek Akabiluru untuk diambil data pribadinya.

Setelah dilakukan pendataan, kemudian Wabup Ferizal Ridwan membawa wanita mualaf dengan dua orang anak itu tinggal untuk sementara di rumah dinas Wakil Bupati.

Sikap cepat tanggap dan mengedepankan kemuliaan atas dasar rasa kemanusian yang sering diperankan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan terhadap masalah- masalah sosial yang muncul di daerahnya ini, mendapat pujian dan respon positif dari netizen. (edw)