Tersangka Korupsi Dana Pokir dan Bansos Sapi Bisa Bertambah

oleh -65 views

PAYAKUMBUH,dekadepos.com –

Kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan dana pokir dan bantuan sosial (bansos) sapi yang telah menjerat mantan anggota DPRD Payakumbuh berinitial IA (41 tahun) dan Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Tegar Mandiri, Kelurahan Limbukan, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kota Payakumbuh berinitial A.Dt Sindo (48 tahun) sebagai tersangka, ternyata semakin menarik untuk disimak.

Betapa tidak, butuh waktu cukup lama dan kehati-hatian bagi tim penyidik unit Tipikor Satreskrim Polres Payakumbuh untuk mengungkap kasus kejahatan yang telah merugikan keuangan Negara ratusan juta rupiah ini.

Setidaknya, sampai pada tahap penetapan status tersangka kepada IA dan A.Dt Sindo, sudah 47 orang yang periksa atau dimintai keterangan sebagai saksi.

“Dari 47 orang saksi yang telah diperiksa itu, 37 orang diantaranya anggota kelompok tani, 5 orang dari Dinas Pemko Payakumbuh dan Dinas Peternakan Propinsi Sumatera Barat, sisanya para saksi yang terkait dengan kedua kasus tersebut, ” ungkap Kapolres Payakumbuh, AKBP. Endrastiawan Setyowibowo melalui Kasatreskrim AKP Camry Nasution, kepada awak media, Rabu (5/9).

Ketika ditanya, apakah penetapan tersangka dalam kasus penyalahgunaan dana pokir dan bansos sapi itu, hanya sampai pada dua orang tersangka saja yakni IA dan A.Dt Sindo.

Menjawab pertanyaan awak media, Kasatreskrim AKP Camry Nasution menyatakan dengan tegas bahwa, tersangka kasus penyalahgunaan dana pokir yang telah merugikan APBD Kota Payakumbuh  sebanyak Rp350 juta dan bansos sapi anggran APBN sebanyak Rp500 juta itu, bisa saja bertambah.

“Tidak tertutup kemungkinan, tersangka bisa bertambah. Kita lihat saja nanti hasil pemeriksaan tim penyidik, ” pungkas AKP Camry Nasution.

Pintu Masuk 

Sementara itu Ketua LSM Team Operasional Penyelamat Asset Negara Republik Indonesia (TOPAN-RI) untuk Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, Am Chandra STS, mengapresiasi kinerja unit Tipikor Satreskrim Polres Payakumbuh yang telah menetapkan dua orang tersangka IA dan A.Dt Sindo dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana pokir dan bansos sapi yang sudah lama menjadi pembicaraan di Kota Payakumbuh.

“Dengan terungkapnya dugaan penyalahgunaan dana pokir dan bansos sapi yang melibatkan mantan anggota DPRD Payakumbuh dan Ketua Kelompok Tani, diharapkan menjadi pintuk masuk bagi aparat penegak hukum untuk masuk lebih dalam lagi mengungkap dugaan penyalahgunaan dana pokir dan bansos sapi lainnya yang ada di daerah ini,” ulas Am Chandra STS.

Am Chandra STS menegaskan, terkait dugaan raibnya puluhan ekor sapi bantuan pemerintah pusat, propinsi dan daerah yang diserahkan kepada masyarakat melalui kelompok tani yang ada di wilayah Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, sepantasnya juga diusut karena juga menjadi gunjingan masyarakat. (edw)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.