Terus Berbenah, Kunjungan Wisatawan ke Bukittinggi Meningkat

oleh -561 views

Bukittinggi, dekadepos.com.

Selama tahun 2018 kota wisata Bukittinggi dikunjungi 4.016.723 orang wisatawan Nusantara dan 38.445 orang Wisatawan Manca Negara. Sedangkan untuk pendapatan dari sektor Pariwisata ditahun 2018 mencapai Rp.37.771.424. 853,-.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi, Erwin Umar kepada Dekadepos, Senin (12/1), menyebutkan, Jumlah kunjungan ke kota wisata Bukittinggi untuk tahun 2018 jelas meningkat dibandingkan dengan tahun- tahun sebelumnya.

Peningkatakan kunjungan itu, tidak terlepas dari semakin meningkatnya pelayanan dan kualitas Pariwisata yang dimiliki Kota Bukittinggi. Apalagi Pemerintah Kota Bukittinggi yang didukung penuh oleh DPRD, Pemerintah Provinsi dan Pusat terus membenahi objek-objek wisata yang ada di Kota Bukittinggi, termasuk melakukan peningkatan sarana dan prasarana pendukung lainnya, seperti jalan, trotoar, kata Erwin Umar.

Kalau tahun 2018,kunjungan wisatawan Nusantara sebanyak 4.016.723 orang dan Wisatawan mancanegara sebanyak 38.445 orang, untuk tahun 2019 ini, tentu akan lebih banyak lagi, karena Pendesterian Jam gadang yang menjadi Ikon Kota Bukittinggi sudah selesai di Revitalisasi, tentu akan dapat menyedot orang untuk ramai datang ke Bukittinggi, karena Jam gedang memiliki areal yang baru dengan wajah yang baru, juga Ngarai Sianok sudah ditetapkan sebagai Geo park nasional, yang akan membuat orang semakin ramai berkunjung ke Bukittinggi, ungkap Erwin Umar.

Kemudian, dijelaskan juga oleh Erwin Umar, Sektor Pariwisata ini, memberi kan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar untuk Kota Bukittinggi, yang bersumberkan dari Retribusi Objek wisata, Pajak Hotel, Pajak Restoran dan Pajak Hiburan, dengan total pendapatan selama tahun 2018 sebesarRp.37.771.424.853,-dengan rincian,Reribusi Objek wisata sebesar Rp.16.956.853.121,- Pajak Hotel se besar Rp.13.818.387.675,-Pajak Restoran Rp.6.038.680.765,-dan pajak Hiburan se besar Rp.957.503.178,-.

Pendapatan dari sektor Pariwisata tahun 2018 itu,jauh lebih besar diban dingkan tahun sebelumnya 2017, dimana untuk Retribusi Objek wisata sebesar Rp. 15.449.660.182,-Pajak Hotel Rp.12.648.113.302,-,Pajak Restoran sebesar Rp.4.883 .019.955,- dan Pajak Hiburan sebesar Rp.839.947.541,-,ujar Erwin Umar menambahkan untuk tahun 2019 ini, Target Dinas pariwisata ditingkatkan lagi, terutama di sektror Retribusi Objek wisata dari Rp.16 Miliar ditahun 2018 menjadi Rp.26Miliar di tahun 2019 ini.

Untuk mencapai target Retribusi objek wisata itu, kita dari Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga,akan menggali seluruh potensi penerimaan pendapatandan semua lini objek wisata yang ada, termasuk memperbanyak kegiatan pariwisata di objek objek wisata yang ada,tambah Erwin Umar.( Edis )