Tiga Pembobol Mesin ATM Ratusan Juta Diringkus Polisi, Dua Diantaranya Pelajar

oleh -281 views

Kriminal, dekadepos.com

Meski berstatus pelajar, dua orang pria bernisial TIY dan I WYN serta seorang teknisi bernama Roni Firmansyah berhasil membobol mesin ATM dan membawa uang tunai Ratusan Juta Rupiah. 

Akibat aksi pelaku, mereka diamankan Resmob Polda Bali pada Rabu (27/5) sekira pukul 21.00.

“Benar, penangkapan berawal dari adanya laporan pihak bank,” ujar Kasubdit III Ditreskrimum Polda Bali AKBP Ranefli Dian Candra, Kamis (28/5) dilansir dari JPNN.com

Awalnya, pada Rabu sekitar pukul 21.00 polisi berhasil menangkap teknisi ATM bernama Roni Firmansyah Maulana di Denpasar. 

Kemudian, sekitar pukul 22.00 di hari yang sama, pelaku TIY yang masih berstatus pelajar ditangkap di daerah Batu Bulan, Gianyar.

Sementara pelaku ketiga, I WYN asal Kubu ditangkap di Jimbaran Badung sekitar pukul 23.30 wita.

“Dari interogasi, ketiga pelaku mengaku melakukan aksinya bersama WNA Aljazair bernama Phillip yang masih belum ditemukan keberadaannya (DPO),” tambah AKBP Ranefli.

Sebelumnya, kejadian ini bermula pada Rabu (27/5), dimana karyawan bank bernama Dwi Prasetyo selaku Regional Manager melihat di grup WhatsApp kantor ada informasi dari Tim FLM atas nama Gede Suci Darmika yang melapor bahwa di ATM Bank Mandiri SPBU Buruan Jalan By Pass Darma Giri Gianyar, CCTV mesin ATM dan juga CCTV di dalam ruangan ATM tertutup lakban. 

“Saat dicek pihak bank, ternyata tiga kotak uang dari mesin ATM telah hilang,” terang AKBP Ranefli Dian 

Padahal sebelumnya pihak bank telah mengisi empat kotak uang di dalam mesin tersebut. Masing-masing kotak tersebut berisi uang senilai Rp 200 juta.

Sehingga dari tiga kotak yang hilang, PT Usaha Gedung Mandiri diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 600 juta. Atas kejadian itu, pihak bank melapor ke Polda Bali.

Berdasarkan laporan tersebut, tim Resmob Polda Bali kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap ketiga pelaku. 

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan uang tunai hasil kejahatan sebanyak Rp333 juta, dan mobil Toyota Agya DK 513 AU yang dipakai saat beraksi.

“Modus operandinya, awalnya para pelaku berencana membongkar pintu brankas ATM dengan menggunakan anak kunci. Sementara orang asing yang terlibat masih dikejar,” tutupnya. (JPn)