Tim 7 Gerebek Arena Sabung Ayam

oleh -991 views

PAYAKUMBUH, dekadepos.com –

Minggu (30/9) sekitar Pukul 11.00 Wib Tim 7 penegak Peraturan Daerah (Perda) bersama Kasat Binmas Polres Payakumbuh kembali melakukan razia penertiban dan pembinaan kesejumlah tempat diduga dijadikan arena judi sabung ayam dalam Kota Payakumbuh.

Dari dua tempat yang dirazia masing-masing Kelurahan Payolansek, Kecamatan Payakumbuh Barat, dan di kawasan Payonibung, Kelurahan Taratak Padang Kampung, Tim mendapati sejumlah warga sedang asyik mengadu ayam dengan menggunakan wadah ring khusus untuk adu ayam.

“Dari laporan masyarakat lalu kita melakukan razia terhadap arena adu ayam yang diduga dijadikan sebagai tempat perjudian sabung ayam di dua lokasi berbeda dalam Kota Payakumbuh. Pertama, di Kelurahan Payolansek dan kedua di Payonibuang. Di Payolansek kita dapati warga sedang asyik melakukan adu ayam dalam ring khusus dan kita amankan untuk dibawa ke kantor Pol PP,” sebut Kasat Pol PP dan Damkar Payakumbuh, Davitra, kepada awak media.

Disampaikannya, setelah mengamankan sejumlah ayam, ring tempat arena adu ayam dan pemilik di Payolansek, tim 7 bergerak menuju Payonibuang, Kelurahan Taratak Padang Kampung,  tim juga mengamankan sejumlah ayam, ring dan pemilik untuk dibawa ke Markas besar Pol PP Payakumbuh di Bukik Sibaluik guna proses lebih lanjut.

“Pada dua lokasi itu kita amankan pemilik arena adu ayam masing-masing berinisial A di Payolansek dan M pemilik adu ayam di Payonibuang. Kemudian sejumlah ayam dan ring untuk diproses. Setelah kita lakukan penyidikan kepada keduanya, mereka mengaku tidak melakukan perjudian,” sebut Kasat.

Disampaikan Kasat, dihadapan penyidik kedua pemilik lokasi arena adu ayam mengaku tidak melakukan aktivitas judi, namun hanya melakukan adu ayam dalam rangka mencari bibit ayam aduan untuk di jual.

“Karena tidak ditemukan barang bukti yang cukup, maka ayam aduan dikembalikan kepada pemilik.  Begitu juga arena ring kita kembalikan dengan syarat kedua pemilik membuat surat pernyataan,” jelasnya.

Kasat Pol PP mengatakan setelah dilakukan pembinaan bersama Kasat Pol PP, Kasat Binmas Polres Payakumbuh AKP Hikmah dan Ketua LPM setempat kepada pemilik lokasi maka mereka dibebaskan dengan terlebih dahulu membuat surat pernyataan tidak akan melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku.

” Setelah kita lakukan pembinaan maka dengan membuat surat pernyataan mereka kita bebaskan kembali. Maka kita mengajak masyarakat kiranya berpartisipasi untuk mengantisipasi terjadinya praktek yang diduga perjudian apabila ditemukan harap melaporkan kepada petugas berwajib,” pungkasnya. (edw)