Tinjau Posko Perbatasan di 50 Kota, Sumbar-Riau Sepakat Bentuk Satgas Terpadu

oleh -317 views
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno bersama Wakil Gubernur Riau, Edy Nasution membahas kesepakatan pembentukan satgas terpadu penanganan COVID-19

Limapuluh Kota, dekadepos.com

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno bersama Wakil Gubernur Riau, Edi Nasution mengunjungi Posko penanganan Pananggulangan COVID-19 di wilayah perbatasan, tepatnya di Nagari Tanjung Balik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (4/3/2020).

Kedatangan Gubernur Sumbar dan Wagubri ini dalam rangka peninjauan sekaligus pembahasan terkait penanganan penyebaran Covid-19 di dua Provinsi yang bertetangga itu.

“Kami memiliki kesepakatan bersama, bahwa diperbatasan Sumbar dan Riau ada posko. Yang dari riau datang kita hentikan dan periksa, begitu juga sebaliknya,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi wagubri, Edi Nasution, Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto, Kasatpol PP Sumbar, Dedy Dianto lani, dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lima Puluh kota, Joni Amir kepada wartawan.

Hal ini bertujuan agar, siapa saja yang memasuki wilayah ini terdata ke daerah masing-masing. Dengan demikian, diyakini dapat mengantisipasi Penyeberan Covid-19.

Menurutnya, mereka yang datang dihentikan dan lakukan pengecekan oleh petugas, jika tidak ada gejala tetap dilakukan pendataan dan nantinya data ini diserahkan ke gugus tugas masing-masing di desa/nagari untuk terus dipantau.

Selain itu, juga dilakukan sosialisasi dan edukasi untuk tetap melakukan isolasi mandiri dirumah selama 14 hari. “Mudah mudahan dengan cara ini, wabah ini cepat tertangani,”tutup gubernur.

Senada, wakil Gubernur Riau, Edi Nasution mengungkapkan pihaknya segera membentuk satgas terpadu sistem pengendalian ODP maupun PDP yang akan melintas masuk maupun keluar Riau melalui posko diperbatasan nantinya.

“Semua tempat masuk yang berbatasan dengan Riau akan kita bentuk pos seperti ini, diharapkan seluruh stakeholder terkait dapat berkoordinasi dengan baik dalam menjalankan posko terpadu di wilayah perbatasan,” jelasnya. (dho)