Tracking Sijunjung, 165 Orang Diambil Sampel Swab, Termasuk Anggota Polisi

oleh -180 views

Sijunjung, dekadepos.com

Setelah teridentifikasinya delapan orang positif Covid-19 di Kabupaten Sijunjung, tracking terus dilakukan oleh tim gugus tugas. Bahkan pada Kamis (28/5) sebanyak 165 orang kembali diambil sampel tes swab oleh petugas medis, 10 orang diantaranya anggota polisi yang bertugas di Polres Sijunjung.

Pengambilan sampel tes swab tersebut dilakukan di lapangan SKB Muaro Sijunjung, sebagai bentuk upaya untuk memutus penyebaran virus corona di Sijunjung. Selain menjalani tes swab, sepuluh orang anggota Polres Sijunjung itu juga menjalani karantina ditempat yang telah disediakan, melainkan tidak isolasi mandiri.

“Ada sepuluh orang anggota yang menjalani tes swab tadi, karena salah seorang dari pasien delapan yang terkonfirmasi positif merupakan istri salah seorang anggota Polres Sijunjung, jadi semua yang pernah kontak dengan anggota kita tersebut dilakukan tes swab. Gunanya untuk mengantisipasi penularan lebih jauh,” tutur Kapolres Sijunjung, AKBP Andry Kurniawan melalui Kasubag Humas Iptu Nasrul Nurdin, Kamis (28/5).

Selain itu, upaya pencegahan terus dilakukan ditengah masyarakat. Bahkan personel gabungan dari TNI dan Polri langsung turun ke Pasar Sijunjung untuk melakukan pengawasan terhadap masyarakat dan pedagang agar selalu mematuhi protokol kesehatan selama beraktifitas.

“Upaya pencegahan semakin gencar dilakukan, bahkan lebih ketat dari sebelumnya. Ini sebagai tindak lanjut dari terkonfirmasinya kasus postifi di Kabupaten Sijunjung serta dalam rangka persiapan new normal,” terangnya.

Sementara itu, juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Sijunjung, Rizal Efendi menjelaskan. Hingga kini tracking terus dilakukan, dan meminta masyarakat bersikap jujur dalam memberikan keterangan kepada petugas.

“Kita masih mencari tahu asal maupun sumber penyebaran covid-19 di Sijunjung, gunanya untuk memutus rantai penyebaran. Tracking terus dilakukan, kita berharap agar masyarakat jujur dan terbuka dalam memberikan informasi kepada petugas, agar penyebaran bisa kita hentikan,” kata Rizal Efendi.(Heru)