Tuh…  PPP, PAN dan PDI-P Sepakat Dukung Incumbent 2 Periode

oleh -2.245 views

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-

Spekulasi politik yang menyudutkan bupati incumbent, Irfendi Arbi yang  diserukan di media sosial tidak akan mendapatkan ‘kendaraan’ maju sebagai calon bupati Kabupaten Limapuluh Kota untuk periode kedua kalinya, akhirnya terbantahkan.

Pasalnya, sudah ada tiga partai politik yakni, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Partai Amanat Nasional (PAN) serta Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sudah membuat kesepakatan akan mengusung Irfendi Arbi maju sebagai calon Bupati yang akan berlaga Desember 2020 mendatang.

Meski pun kesepakatan PPP, PAN dan PDI-P masih dilevel pengurus DPC atau DPD Kabupaten Limapuluh Kota, namun kesepakatan yang dilahirkan ke tiga partai tersebut, secara tidak langsung telah menepis manuver yang dibangun lawan politik Irfendi Arbi agar dia tak maju lagi dipanggung politik pemilihan bupati Limapuluh Kota periode 2020-2025.

Bupati icumbent Irfendi Arbi yang dihubungi media ini tidak menampik jika PAN, PPP dan PDI-P telah membuat kesepakatan untuk mendukung pencalonannya maju sebagai calon Bupati Limapuluh Kota untuk periode ke dua kalinya.

“ Benar, Ketua PPP Limapuluh Kota Drh. Harmen dan Ketua PAN Limapuluh Kota Dt Sasongko serta Sekretaris PAN Dt Parmato Alam  dan Sekretaris PD-P, Darlius sudah sepakat membangun koalisi,” ungkap Irfendi Arbi singkat, namun belum  mau menjelaskan siapa bakal calon wakil bupati yang akan mendampinginya.

Meski pun Irfendi Arbi belum mau mengungkapkan siapa figur bakal calon wakil bupati yang akan mendampinginya, namun informasi yang diperoleh media ini dari orang dekat Irfendi Arbi mengungkapkan bahwa,  calon wakil bupati masih digodok partai. Pasalnya, partai koalisi bisa saja bertambah.

“ Sampai saat ini, Pak Irfendi masih instens menjalin komunikasi dengan Partai Golkar, Partai Hanura maupun Partai Demokrat,” ujarnya.

Pertanyaannya, benarkah Irfendi Arbi sedang berupaya membangun koalisi besar untuk memuluskan langkahnya merebut BA 1 C periode kedua kalinya. Kita lihat saja nanti. (ds)