Viral, Beredar Video Warga dengan Mata Berdarah di Pos PPKM Darurat Padang- Solok

oleh -2.240 views
Scaranshoot video seorang warga dengan mata berdarah di pos penyekatan PPKM Darurat Padang-Solok.

Padang, dekadepos

Sebuah video Viral beredar di media sosial, yang melihatkan rekaman seorang pria dengan kondisi berdarah di bagian mata di Pos Penyekatan PPKM Darurat Padang-Solok.

Dalam video berdurasi sekitar 2 menit itu memperlihatkan seorang menggunakan baju kemeja putih dengan bagian mata berdarah.

Dalam video, pria tersebut mengaku didorong karena memegang pena tertusuk di bagian mata.

“Ini proses penyekatan antara batas Padang dan Solok, Kebetulan kita baru lewat melihat truck kita yang terbalik,” kata pria tersebut dalam video.

“Saya tadi melapor keluar dan balik ke Padang diambat, akhirnya saya didorong pak, tertusuk mata saya udah buta,” katanya lagi

Bahkan Pria tersebut juga menyebutkan nama anggota polisi yang merupakan Kapolsek Lubuk Kilangan AKP Lija Nesmon.

“Ini ada pak Nesmon, saya tadi ditanya sama siapa melapor, tapi saya tidak ingat dengan siapa melapor karena petugas banyak,” katanya lagi.

Terkait beredarnya video sesorang pria yang mukanya berdarah berada di Pos Penyekatan PPKM Darurat di Kota Padang itu pihak Polda Sumbar langsung meresponnya.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.Ik saat dikonfirmasi mengatakan, perihal video yang viral tersebut bukanlah seperti itu kejadiannya. Pihaknya juga telah meminta keterangan dari Kapolsek Lubuk Kilangan terkait kejadian yang sebenarnya terjadi.

“Yang bersangkutan (Awaludin Rao) tidak bisa memperlihatkan persyaratan untuk masuk Kota Padang disaat sedang PPKM Darurat,” katanya.

Pihaknya berharap, agar warga masyarakat yang akan masuk ke daerah di Sumbar yang berada pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk mematuhi peraturan dan persyaratannya.

“Petugas yang bertugas ini telah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, jadi kalau persyaratan lengkap pasti dipersilahkan dan tidak akan dihalang-halangi apalagi dipersulit,” ujarnya.(rdo)

No More Posts Available.

No more pages to load.