“Virus” Sepikan Malam Tahun Baru Mewabah

Payakumbuh, Dekadepos.com

Ajakan untuk tidak meramaikan malam pergantian tahun baru (Malam Tahun baru) terus mendapat simpati dari masyarakat dan Pemerintah Kota dan Kabupaten termasuk dari Pihak Kepolisian, sebab merayakan malam pergantian tahun dinilai tidak membawa manfaat dan malah berpotensi terjadinya perbuatan maksiat.

Bacaan Lainnya

Setidaknya Sejak Baliho yang berisikan ajakan untuk tidak merayakan malam pergantian tahun baru di pasang di depan Rumahnya di Kelurahan Payolansek, puluhan Baliho serupa juga terpasang dibeberapa titik di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh, bahkan di Mesjid-mesjid juga terpasang.

“ Iya, memang “Virus” untuk tidak merayakan malam pergantian tahun baru (sepikan tahun baru) terus menyebar, kawan-kawan aktivis dakwah juga ikut memasang Baliho tersebut di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh, hingga kini jumlah Baliho tersebut mencapai puluhan buah.” Ujar Muhandi Andi Torang, salah seorang aktivis dakwah dan penggiat kemanusiaan di Payakumbuh, Kamis 27 Desember 2018.

Andi juga menambahkan, Baliho yang terpasang tersebut diharapkan bisa membuat generasi muda sadar dan tahu bahwa ikut merayakan malam pergantian tahun tidak membawa manfaat dan justru bakal berdampak negatif karena berpotensi terjadinya berbagai hal maksiat.

Baca juga : Tak Bawa Manfaat, Warga Payakumbuh Diajak Sepikan Malam Tahun BAru

Sebelumnya, dikutip dari Haluan, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi imbau masyarakat Payakumbuh agar tidak mengadakan pesta pergantian tahun baru dengan acara yang mengandung maksiat, hura-hura, pesta kembang api, dan, petasan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Imbauan tersebut tertera dalam surat bernomor 451/974/Kesra/XII/2018 yang ditandatangani langsung oleh Riza.

“Imbauan tersebut berkaitan dengan semangat deklarasi Payakumbuh menolak penyakit masyarakat. Dikhawatirkan perayaan tahun baru berdampak negatif  seperti perilaku maksiat dan hura-hura,” ujar Riza.

Kapolsek Guguak, Iptu. M. Arvi bahkan menghimbau masyarakat untuk tidak mengadakan hiburan ogen tunggal di malam pergantian tahun/malam tahun baru, bahkan pihaknya mengajak masyarakat untuk melakukan hal-hal yang positif.

“ Kita himbau masyarakat untuk tidak mengadakan hiburan orgen pada malam tahun baru, dan kita juga tidak akan pernah mengeluarkan izin untuk hiburan orgen yang diadakan malam hari.” Ujarnya.  (Edw).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *