Wabup Ferizal Ridwan: Atas Nama Pemkab, Kami Ucapkan Terima Kasih untuk Pak JKA

oleh -300 views

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com

Naluri kemanusian anggota DPR-RI, John Kenedy Aziz (JKA) akhirnya luluh, setelah membaca berita tentang nasib malang yang dialami Nabilla Syakila (12 tahun) warga Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, yang kini terbaring tak berdaya karena tak ada biaya untuk mengobati penyakit tumor ganas yang tengah menyerang dirinya.

Spontan saja, dedengkot Partai Golkar itu meminta stafnya di Dapil Sumbar 2, Harmi Za, untuk menghubungi redaksi dekadepos.com, untuk meminta nomor kontak ayah atau ibu kandung Nabila Syakila, untuk menyalurkan bantuan.

“Alhamdullilah, bantuan untuk Nabilla Syakila, anak sulung Ridwan dan Aida itu, sudah disalurkan oleh Pak John Kenedy Aziz. Pak JKA berharap, bantuan tersebut dapat meringankan biaya pengobatan bagi Nabilla Syakila,” ungkap Harmi Za.

Diakui Harmi Za, donasi yang diberikan Pak JKA untuk Nabilla Syakila, itu baru tahap awal. Insya Allah, Pak JKA sudah berniat akan menambah bantuannya untuk biaya pengobatan Nabilla Syakila.

Sementara itu John Kenedy Aziz yang dihubungi dekadepos,com, mengaku bahwa, donasi yang diberikannya untuk Nabilla Syakila tulus dan ihklas untuk meringankan biaya pengobatan Nabilla Syakila.

“Bantuan itu lilahita’ala dan seihklasnya. Nanti, kalau ada rejeki, ambo lah taniaik mambantu baliak. Semoga anak kito dapek diubek dan cegak seperti sedia kala,” ungkap Pak JKA singkat.

Sementara itu Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, menyatakan bahwa, ketika dia mendapat kabar bahwa bantuan untuk Nabilla Syakila mulai mengalir, dia mengaku bersyukur.

“Atas nama Pemkab Limapuluh Kota dan keluarga Nabilla Syakila, saya ucapkan terima kasih kepada pak JKA, termasuk kepada para donatur lainnya yang telah memberikan bantuan untuk biaya pengobatan Nabilla Syakila, “ujar Wabup Ferizal Ridwan.

Diakui Wabup Ferizal Ridwan, melihat kondisi sosial yang dihadapi kedua orang tua Nabilla Syakila, rasanya bantuan dari para dermawan untuk meringankan biaya pengobatan Nabilla Syakila, sangatlah diharapkan.

“Maklum, ayah Nabilla Syakila bernama Ridwan, hanya sebagai kuli bangunan. Sedangkan ibunya Aida, hanya ibu rumah tangga dan bekerja sebagai penjahit rumahan, tentu penghasilan mereka sangat pas-pasan untuk memenui kebutuhan biaya hidup mereka,” ujar Wabup Ferizal Ridwan

JALANI PENGOBATAN ALTERNATIF

Seperti diberitakan sebelumnya, Nabilla Syakila, adalah anak keluarga miskin yang kini terbaring tak berdaya akibat menderita sakit tumor ganas yang menyerangnya.

BACA JUGA:  Nabilla Syakila, Anak Kuli Bangunan Terbaring Sakit Karena tak Ada Biaya Berobat

Sayangnya, saat Wabup Ferizal Ridwan ingin melihat kondisi Nabilla Syakila, di rumah orang tuanya di Nagari Sarilamak, Harau, tak berhasil karena menurut nenek dan pamannya, gadis kecil yang terserang tumor ganas dibagian lengan kanannya itu, sedang dibawa ibunya Aida ke tempat ayahnya bekerja sebagai kuli bangunan di Kabupaten Siak, Riau,untuk berobat alternatif.

Meski pun Wabup Ferizal Ridwan yang akrap disapa Buya Feri itu, tak sempat bertemu dan melihat kondisi Nabilla Syakila, namun sebagai Wakil Bupati sekaligus sebagai seorang ayah, Buya Feri dapat merasakan betapa menderitanya gadis belia itu terbaring tak berdaya karena sakit yang dideritanya.

Menurut informasi dari nenek dan paman Nabilla Syakila, kedua orang tuanya kesulitan untuk mengobati anaknya ke rumah sakit karena tak ada biaya.

Maklum, pasangan suami-istri Ridwan dan Aida adalah keluarga kurang mampu. Sehari-hari pasangan suami istri ini mengandalkan ekonomi mereka sebagai kuli bangunan, sedangkan istrinya Aida ikut menopang ekonomi keluarga dengan menjadi penjahit.

“Karena tak ada biaya itulah, Nabilla Syakila, dibawa oleh ibunya Aida ke Kabupaten Siak ke tempat ayahnya bekerja sebagai kuli bangunan untuk berobat alternatif,” ungkap nenek dan paman Nabilla Syakila, saat Wabup Ferizal Ridwan mengantarkan sedikit bantuan dan sembako.

Wabup Ferizal Ridwan mengaku prihatin sekaligus dapat merasakan betapa beratnya derita yang dialami Nabilla Syakila. Mestinya, anak seusia Nabilla Syakila, hidup bahagia menjalani hari-hari belianya.

“Alhamdulliah, setelah kawan-kawan media memberitakan tentang nasib Nabilla Syakila, hati para dermawan tersentuh untuk memberikan bantuan. Semoga masih ada donasi yang mengalir dari para dermawan untuk biaya operasi Nabilla Syakila, ” harap Wabup Ferizal Ridwan yang akrap disapa Buya Feri itu mengakhiri. (ds)