Walinagari Ridwan: 141 Rumah Terendam, 50 Unit Dapurnya Hanyut dan Rusak

oleh -618 views
bupati Safruddin ketika meninjau warga terdampak banjir, Sabtu (5/1). (ist)

Banjir di Manggilang Kabupaten Limapuluh Kota pada Kamis (29/4) lalu diperkirakan merendam 141 unit rumah warga.

50 unit diantaranya mengalami rusak berat.

Hal ini diungkapkan Wali Nagari Manggilang Ridwan ketika bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo bersama dengan unsur Forkopimda meninjau lokasi banjir dan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak pada Sabtu (1/5).

“Diperkirakan 141 unit rumah warga terendam, Ada 50 unit rumah yang dapurnya hanyut dan rusak berat. Diperkirakan itu kerugiannya mencapai Rp1,5 milliar,” sebutnya.

Ia berharap kedepan ada tindak lanjut dari pemkab Limapuluh Kota terkait rumah warga yang rusak tersebut.

“Mudah-mudahan nanti ada tindak lanjut untuk bangunan warga kita yang rusak,” sebut walinagari.

Sementara itu, bupati Limapuluh Kota, Safaruddin mengatakan akan mencari solusi terkait banjir di daerah ini.

“Kita akan berusaha agar banjir ini dapat diatasi, jangan sampai nantinya banjir jadi menimbulkan korban jiwa dan tentunya kerugian materil yang lebih banyak,” sebutnya.

Untuk itu, bupati meminta Wali Nagari setempat untuk mendata secara lengkap warga yang terdampak tahun ini dan dilengkapi dengan data-data banjir tahun-tahun sebelumnya.

Terkait bantuan yang diserahkan bupati memohon maaf karena baru bisa mendatangi korban terdampak banjir.

“Kami mohon maaf karena baru bisa datang ke sini (Manggilang) karena kami melakukan tes COVID-19 dan sekarang hasilnya negatif, makanya kami baru bisa datang ke sini untuk meninjau dan menyerahkan bantuan,”sebutnya.

Ia mengatakan bantuan yang diserahkan memang dinilai belum mencukupi dan tidak menjadi hal yang utama yang dibutuhkan warga Nagari Manggilang yang terdampak banjir.

“Ini merupakan ujian kita bersama, bencana tidak ada yang menginginkan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga Nagari Manggilang,” ujarnya didampingi Dandim. (rdo/edw).