Warga Agam Meninggal Diduga Diterkam Buaya, BKSDA Sumbar Bilang Begini

oleh -1.305 views
Penampakan Kemunculan seekor buaya jenis muara di kebun sawit dekat pemukiman warga di Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Ranjung Mutiara, Kabupaten Agam pada Januari 2020 lalu.

Agam, dekadepos.com

Dinyatakan hilang pada Kamis 11 Februari 2021 sekira pukul 18.00 Wib, Nasril (50) warga Muaro Putuih, Nagari Tiku Limo Jorong akhirnya ditemukan. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, mengambang di aliran Batang Masang, Nagari Tiku, Kecamatan Tanjungmutiara, pada Jumat (12/2/2021).

Dugaan sementara, Nasril tewas diterkam buaya muara. Pasalnya, saat ditemukan ada luka dibagian tangan dan kaki jasan

“Diduga korban diterkam buaya saat mencari rumput di tepi Batang Masang, hal itu hasil pengamatan awal yang dilakukan warga di lokasi,” ujar Kasi Pemerintahan Kecamatan Tanjung Mutiara, Weri Ikhwan kepada wartawan.

Sementara itu, Kepala Resor Konservasi SDA Agam, Ade Putra menuturkan, memang ditemukan sejumlah luka ditubuh korban

“Diduga korban memang diterkam buaya. Karena kaki kiri dan bagian tubuh lainnya hilang,” katanya.

Meski begitu, pihaknya mengaku masih akan melakukan identifikasi lebih lanjut di lapangan.

Menurutnya, Batang Masang memang merupakan habitat Buaya Muara. Untuk itu, ia menghimbau kepada warga agar mengurangi aktivitas disungai dan rawa agar tidak diserang buaya. Apalagi pada siklus dan hidup buaya muara pada Januari hingga Juli ini merupakan musim kawin dan bertelurnya satwa tersebut.

“Biasanya, induk buaya yang sedang menunggui sarang telurnya, akan sangat agresif dan sensitif terhadap keberadaan mahkluk lain termasuk manusia,” tutupnya. (sr)

No More Posts Available.

No more pages to load.